10 October 2026 08:33
Kepolisian Resor (Polres) Bogor bergerak cepat memberikan penanganan medis dan mengevakuasi Fiki Muttaqin, Anak Buah Kapal (ABK) MT Honour 25 yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia.
Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wika Ardi Estanto guna memastikan penyintas mendapatkan fasilitas kesehatan serta perawatan pemulihan pascatrauma yang layak.
Sebelum keputusan rujukan diambil, tim dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokes) Polres Bogor di bawah koordinasi dr. Elinda Ve telah memeriksa kondisi fisik dan psikologis Fiki secara langsung. Dari hasil pemeriksaan awal, Fiki dinyatakan memerlukan perawatan medis lanjutan dan rehabilitasi pascatrauma secara intensif.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa pihak kepolisian mengerahkan ambulans untuk merujuk Fiki ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Langkah ini diambil setelah pemeriksaan fisik menemukan luka tembak lama di bagian kaki kanan korban mengalami penurunan kondisi.
"Ya, ini kita lakukan evakuasi yang bersangkutan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Kramat Jati yang ada di wilayah Jakarta. Tadi malam sudah dicek bahwa kaki kanan yang bersangkutan mendapatkan luka tembak. Dulu sudah dirawat, namun kondisinya hasil pengecekan tadi malam kondisinya kurang bagus, sehingga kami hari ini memutuskan yang bersangkutan kita rujuk ke Rumah Sakit Kramat Jati milik Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," tegas AKBP Wikha Ardilestanto dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Selain memfasilitasi rujukan medis, Polres Bogor turut menyerahkan bantuan sarana aksesibilitas berupa kursi roda dan alat bantu berjalan. Bantuan ini diberikan agar Fiki dapat melanjutkan pemulihan dengan lebih nyaman hingga nantinya bisa kembali dirawat di rumah.