Jakarta: Kapal pesiar (cruise) kini menjadi salah satu pilihan liburan yang banyak dicari karena menawarkan pengalaman menggabungkan transportasi dan akomodasi dalam satu perjalanan. Namun, perjalanan menggunakan kapal pesiar internasional memiliki sejumlah aturan dan prosedur yang perlu diperhatikan.
Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba perjalanan dengan kapal pesiar, berikut lima hal yang perlu dipersiapkan.
1. Pesan Tiket Lebih Awal dan Pilih Kabin yang Tepat
Memesan tiket jauh sebelum jadwal keberangkatan memberikan lebih banyak pilihan tipe kabin sekaligus harga yang lebih kompetitif. Bagi penumpang yang khawatir mengalami mabuk laut pilih kabin di bagian tengah kapal atau midship, terutama pada dek menengah. Area ini cenderung lebih stabil dibandingkan bagian depan (
bow) maupun belakang kapal (
stern) ketika kapal menghadapi pergerakan gelombang.
2. Siapkan Dokumen dan Lakukan Check-in Online
Perjalanan kapal pesiar yang melintasi beberapa negara membutuhkan dokumen perjalanan yang lengkap. Pastikan paspor masih berlaku sesuai ketentuan operator dan negara tujuan. Visa juga perlu disiapkan apabila memang diwajibkan. Untuk menghemat waktu, manfaatkan fasilitas
check-in online melalui aplikasi resmi operator kapal beberapa hari sebelum keberangkatan. Dengan begitu, proses pemeriksaan dokumen di terminal dapat berlangsung lebih cepat.
3. Datang ke Terminal Lebih Awal
Proses naik kapal atau embarkasi memiliki sejumlah tahapan, seperti pemeriksaan keamanan, penyerahan bagasi, dan verifikasi dokumen. Karena itu, penumpang disarankan tiba di terminal sekitar tiga hingga empat jam sebelum jadwal keberangkatan. Jika pelabuhan berada di luar kota atau bahkan luar negeri, pertimbangkan untuk datang sehari sebelumnya dan menginap di sekitar lokasi. Cara ini dapat mengurangi risiko terlambat akibat kendala perjalanan menuju pelabuhan.
4. Manfaatkan Aplikasi Resmi Kapal
Sebagian besar kapal pesiar modern menyediakan aplikasi khusus bagi penumpang. Aplikasi tersebut biasanya dapat digunakan untuk melihat jadwal aktivitas, memesan restoran, mengetahui agenda hiburan, hingga memantau pengeluaran selama berada di kapal. Beberapa restoran dan pertunjukan memiliki jumlah tempat yang terbatas. Karena itu, sebaiknya cek dan lakukan reservasi sejak awal perjalanan agar tidak kehabisan slot.
5. Shore Excursion
Saat kapal bersandar di pelabuhan tujuan, penumpang juga dapat mengikuti
shore excursion yang disediakan operator atau menjelajahi destinasi secara mandiri. Jika memilih bepergian sendiri, hal yang paling penting adalah memperhatikan
all aboard time, yaitu batas waktu penumpang harus sudah kembali ke kapal. Kapal memiliki jadwal keberangkatan yang ketat dan tidak selalu dapat menunggu penumpang yang terlambat. Karena itu, pastikan untuk selalu kembali tepat waktu. (Titik Nurmalasari)