Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Berlangsung Terbatas

29 October 2026 16:26

Palangka Raya: Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali berlangsung secara terbatas pada 29 Oktober 2026 setelah empat bulan dihentikan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dinas Pendidikan setempat menerbitkan surat keputusan pada 28 Oktober 2026 terkait dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar secara langsung.

“Di mana PTM ini memang masih berlangsung secara terbatas dan juga diberikan syarat-syarat terkait dengan standar bagaimana pelaksanaan pembelajaran khususnya untuk para siswa dapat berlangsung dengan aman,” ujar Jurnalis Metro TV Enrich Samuel dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis 29 Oktober 2026. 

Samuel mengatakan, salah satu sekolah yang kembali menggelar PTM ialah SMP Negeri 8 Kota Palangka Raya. Sekolah tersebut memulai kembali pembelajaran tatap muka setelah empat bulan kegiatan belajar mengajar dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Akhinya para siswa memang tampak sangat riang sekali bisa bertemu dengan teman-temannya, dengan guru, melaksanakan kegiatan bersama-sama,” kata Samuel.

Pada hari pertama PTM, sejumlah sekolah di Palangka Raya juga menggelar gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekolah dari abu yang menyelimuti area tersebut selama masa karhutla.

“Di pagi hari saya melihat terdapat aktivitas yang tampaknya kompak dilakukan di seluruh sekolah yang berada di Kota Palangka Raya, yakni kegiatan gotong royong pembersihan sekolah usai empat bulan diselimuti abu,” tutur Samuel.

Samuel menambahkan, aktivitas masyarakat di sejumlah tempat juga mulai kembali berjalan.

“Di sisi lain juga tidak hanya para siswa, namun di sini pasar, area pasar, area perkotaan, area ruang publik juga sudah mulai aktif dilakukan,” ucap Samuel.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X