Papua Pegunungan Diguyur Hujan Es saat Kemarau

26 August 2026 09:37

Fenomena alam tak biasa mengejutkan warga di kawasan dataran tinggi Papua Pegunungan. Wilayah Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Puncak secara mendadak diguyur hujan es yang membuat butiran-butiran es menutupi permukaan tanah serta lahan pertanian milik warga setempat.

Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena langka ini dipicu oleh kemunculan awan Cumulonimbus yang sangat masif dengan temperatur suhu awan yang sangat dingin. Kondisi atmosfer tersebut semakin diperparah oleh faktor topografi wilayah Lanny Jaya dan Puncak yang berada pada ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut.
 


Suhu udara yang teramat ekstrem kemudian membuat butiran es yang terbentuk di dalam awan langsung menghujam permukaan bumi tanpa sempat mencair di udara. Meskipun fenomena ini tidak memiliki siklus tahunan yang berpola pasti, pihak BMKG mencatat bahwa potensi kejadian hujan es justru mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada periode musim kemarau seperti saat ini.

"Memang di musim kemarau ini itu pemanasannya juga semakin meningkat. jadi saat pagi hari penguapannya sangat cepat sehingga saat malam hari itu lebih cepat dingin. Kondisi atmosfer di sekitar wilayah itu menjadi sangat dingin saat terjadi hujan. Es yang turun tidak sempat mencair menjadi air, sehingga dia berbentuk butiran es," jelas Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Arif, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu 26 Agustus 2026.

BMKG juga mengimbau seluruh warga di wilayah dataran tinggi Papua Pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap segala bentuk perubahan cuaca yang berlangsung secara tiba-tiba.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X