Tinjau Korban Gempa Flores, Menteri PPPA Arifah Fauzi Pastikan Kebutuhan Perempuan dan Anak Terpenuhi

24 August 2026 19:12

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau langsung kondisi korban gempa Flores yang tengah menjalani masa pemulihan. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak, mendapatkan perhatian dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Dalam kunjungannya, Menteri Arifah mendatangi Posko Kementerian Sosial (Kemensos) yang menampung sejumlah korban gempa asal Kabupaten Manggarai Timur. Para korban tersebut sebelumnya diterbangkan ke Labuan Bajo agar bisa mendapatkan penanganan medis secara intensif dan fasilitas pemulihan yang lebih memadai.

"Sebelum kami ke sini, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai apa saja yang dibutuhkan, khususnya untuk kebutuhan spesifik perempuan dan anak," kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Senin, 24 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA secara simbolis menyerahkan bantuan berupa alat bantu jalan (kruk/tongkat) kepada seorang ibu yang mengalami kesulitan berjalan akibat luka yang diderita. Selain itu, Arifah juga membagikan mainan kepada anak-anak korban gempa, termasuk mereka yang mengalami patah tulang.
 


Pemberian mainan ini, menurut Arifah, bertujuan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari penggunaan gadget yang berlebihan selama di pengungsian, sekaligus merangsang mereka agar kembali aktif bergerak dan ceria di masa pemulihan.

"Tadi diinformasikan ada seorang ibu yang memang tidak bisa berjalan, maka kami tadi bawakan tongkat. Kemudian ada anak-anak juga yang patah tulang, kami bawakan mainan supaya tidak hanya bermain gadget, sehingga mereka bisa beraktivitas kembali," ucapnya.

Usai mengunjungi posko pengungsian, Menteri Arifah beserta rombongan melanjutkan tinjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo untuk melihat kondisi pasien korban gempa yang masih dirawat inap.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal masa pemulihan pascabencana dengan memastikan rasa aman dan dukungan psikososial bagi para korban. "Tentunya kami ingin memberikan support semangat dan mendoakan. Kita adalah satu keluarga besar yang punya cinta untuk sesama warga negara," tutupnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X