Menteri PPPA Kunjungi Metro TV, Perkuat Kolaborasi Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

4 July 2026 16:30

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, melakukan kunjungan ke kantor Metro TV pada Jumat, 3 Juli 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut Menteri Arifatul, media massa memiliki peran yang sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menilai Metro TV bukan sekadar saluran informasi, namun juga mampu menyajikan konten yang membangun pemahaman publik terhadap akar permasalahan serta pentingnya langkah pencegahan kekerasan.

“Mengajak kolaborasi, bersinergi dengan Metro TV, bagaimana bersama-sama mengupayakan pencerahan membangun kesadaran kepada masyarakat untuk bersama-sama melindungi dan menjaga keluarga terdekat agar tidak terjadi kekerasan atau hal-hal negatif yang bisa menimpa keluarga dan anak-anak,” ujar Arifatul dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 4 Juli 2026.
 


Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA juga memperkenalkan berbagai program kerja yang telah dirancang untuk lima tahun ke depan. Ia mengungkapkan alasannya memilih Metro TV sebagai mitra strategis karena gaya pemberitaannya yang memiliki kedalaman analisis.

“Saya melihat Metro TV adalah televisi berita yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi konteksnya juga dimunculkan dan juga ada analisa-analisa cukup mendalam terhadap berita yang ditampilkan. Sehingga, kolaborasi dengan Metro TV, kami berharap apa yang sedang kami lakukan dilihat bukan dari sudut sebagai news aja, tetapi konteksnya dimunculkan,” jelas Arifatul .

Melalui sinergi antara Kementerian PPPA dan Metro TV, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dapat tumbuh lebih kuat, sehingga berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicegah sejak dini. Penanganan isu ini memerlukan keterlibatan semua pihak agar tercipta lingkungan yang aman dan terlindungi bagi keluarga di seluruh Indonesia.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X