Prabowo: Indonesia Akan Keluar dari BoP Jika Tak Lagi Untungkan Palestina

20 March 2026 15:53

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan ragu untuk menarik diri dari Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump, jika dinilai tidak lagi memberikan manfaat nyata bagi kepentingan nasional maupun perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa keterlibatan Indonesia dalam BoP akan terus dievaluasi secara berkala. Ia menggarisbawahi bahwa keberadaan Indonesia di dalam dewan tersebut memiliki tujuan utama, yakni mendukung solusi perdamaian di Gaza dan kemerdekaan Palestina.

"Dan saya mengatakan, selama kita di dalam BoP bisa bantu perjuangan rakyat Palestina, kita akan berusaha. Begitu, kita ambil kesimpulan tidak ada harapan dan kontraproduktif kita menilai kita habis waktu, habis energi, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia, kita keluar," kata  Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 19 Maret 2026. 
 

Baca juga: Presiden Prabowo Buka-bukaan Bawa Indonesia Gabung BoP

Keputusan untuk bergabung dengan inisiatif ini bermula dari pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB yang menyuarakan dukungan kuat terhadap kemerdekaan Palestina. 

Langkah tersebut kemudian berlanjut pada pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama sejumlah pemimpin negara mayoritas muslim lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas proposal 21-point plan untuk menciptakan perdamaian berkelanjutan di Gaza. Pemerintah menilai, sejumlah poin dalam proposal tersebut membuka peluang bagi terwujudnya solusi dua negara (two-state solution) melalui poin-poin dalam proposal tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)