Kemlu Imbau WNI di Meksiko Tetap Waspada

25 February 2026 20:54

Jakarta: Situasi keamanan di Meksiko memanas pascalewasnya pemimpin kartel narkoba Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. situasi di Meksiko memanas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di sana, namun Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan keselamatan mereka tetap terjamin. 

El Mencho dilaporkan tewas dalam operasi penangkapan oleh militer Meksiko pada Minggu lalu. Kematian gembong narkoba paling dicari tersebut justru memicu gelombang kerusuhan dan aksi kekerasan tak terduga dari para anggota kartel di berbagai wilayah.

Menanggapi dinamika tersebut, Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi di Meksiko secara real-time melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Kemlu melalui KBRI Mexico City dan Konsul Kehormatan di Guadalajara serta Jalisco terus memantau dengan saksama kondisi di Meksiko. Kemlu juga berkomunikasi dengan seluruh WNI di sana untuk memastikan keselamatan mereka," tutur Nabyl dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Rabu 25 Februari 2026. 
 

Baca Juga: Meksiko Mencekam usai Kematian El Mencho, Kemlu Pastikan Semua WNI Aman

Nabyl secara khusus mengimbau seluruh WNI di Meksiko untuk selalu mematuhi arahan dan instruksi keselamatan dari pihak berwenang setempat demi menghindari jatuhnya korban.

"Kami juga menyampaikan sejumlah imbauan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati, tenang, mengikuti petunjuk dari otoritas setempat, dan menjauh dari wilayah-wilayah kerusuhan, serta menghindari kegiatan di luar rumah hingga keadaan kembali kondusif," ungkap Nabyl.

Berdasarkan data resmi KBRI Mexico City, saat ini terdapat 481 WNI yang terdaftar dan tersebar di berbagai wilayah Meksiko. Nabyl menambahkan bahwa meski situasi terkini di beberapa titik mulai berangsur normal, Kemlu tetap meminta WNI untuk tidak lengah.

Sebagai langkah antisipasi terburuk, KBRI Mexico City juga telah menyusun skenario kontingensi, termasuk rencana evakuasi dan pemulangan para WNI ke Tanah Air apabila eskalasi kekerasan kembali memburuk.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)