Trump Sesumbar AS Mampu Akhiri Perang dengan Iran Tanpa Bantuan Tiongkok

14 May 2026 17:27

Sebelum bertolak ke Beijing, Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Trump sesumbar bahwa Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk menyelesaikan konflik tersebut secara mandiri tanpa memerlukan campur tangan dari pihak Tiongkok.

Pernyataan ini muncul tepat sebelum keberangkatannya dari Gedung Putih untuk menemui Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Meski sebelumnya Trump sempat mendesak Tiongkok untuk menggunakan pengaruhnya guna menghentikan peperangan dan membantu membuka kembali Selat Hormuz bagi AS, Israel dan sekutunya. Namun sikapnya kini berubah drastis menjadi lebih provokatif.
 

Baca juga: Xi Jinping Peringatkan Trump Kesalahan Penanganan Isu Taiwan Bisa Picu Konflik Terbuka

Dalam keterangannya, Trump mengeklaim bahwa militer Iran telah lumpuh total. Ia menyebutkan bahwa kekuatan militer Teheran, termasuk angkatan laut dan angkatan udaranya, sudah tidak ada lagi. Lebih lanjut, ia mengeklaim bahwa setidaknya 42.000 orang telah tewas dalam kurun waktu satu setengah bulan terakhir akibat eskalasi konflik tersebut.

"Kita akan menang, entah secara damai atau dengan cara lain. Angkatan laut mereka sudah hancur, angkatan udara mereka sudah hancur, setiap elemen mesin perang mereka telah lenyap," ujar Trump yang dikutip Breaking News pada Kamis 15 Mei 2026.

Meskipun Trump menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi terhadap kemenangan Amerika Serikat, fakta di lapangan menunjukkan situasi yang berbeda. Hingga saat ini, Iran dilaporkan masih memegang kendali penuh atas wilayah kedaulatannya, termasuk Selat Hormuz.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)