15 April 2026 11:11
Jakarta: Kader Partai NasDem melakukan audiensi dengan redaksi Majalah Tempo untuk meminta klarifikasi terkait pemberitaan serta tampilan sampul majalah edisi pekan ini. Sampul majalan tersebut dinilai merendahkan.
Dalam pertemuan tersebut, NasDem mempertanyakan motif di balik visualisasi cover yang dianggap tidak sesuai dengan nilai dan etika jurnalistik. Pihak Tempo menjelaskan, bahwa tampilan sampul dimaksudkan untuk memvisualisasi kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi dan posisi NasDem sebagai mitra strategis.
Ketua DPW NasDem Jakarta, Wibi Andrino, menyoroti adanya perbedaan sudut pandang terkait makna visual pada sampul majalah tersebut. Bagi NasDem, sampul majalah Tempo justru merendahkan harkat dan martabat daripada kader Partai NasDem.
"Perspektif Tempo mungkin dia ingin mengesankan berpihak pada NasDem. Tapi bagi kami di NasDem, apa yang ditampilkan Tempo itu adalah merendahkan harkat dan martabat daripada kader Partai NasDem. Nah, ini ada dua hal yang tidak match dan kita luruskan di situ. Dan syukur Alhamdulillah, Tempo mengakui itu," ujar Wibi, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Rabu, 15 April 2026.
Pihak Tempo, kata Wibi, disebut telah menyampaikan permintaan maaf. Namun, NasDem juga meminta komitmen kepada Tempo agar menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam waktu 24 jam.
"Dan bersama Partai NasDem, dan dalam waktu satu kali 24 jam yang kita mintakan kepada Tempo, Tempo akan memuat permintaan maaf atas hal yang memang dirasakan oleh Partai NasDem itu adalah sesuatu yang merendahkan,” ujarnya