BPJN Kebut Pengerjaan Jembatan Bailey Takengon-Pameu, Target 5 Hari Rampung

11 January 2026 19:00

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui Satuan Kerja (Satker) PPK 3.2 terus mempercepat pengerjaan jembatan bailey di lintas nasional Takengon–Pameu (penghubung Aceh Tengah–Pidie). Langkah ini diambil untuk menormalkan kembali akses masyarakat yang terputus akibat bencana.

Saat ini, fokus pengerjaan berada di titik Jembatan Pelang, Kecamatan Silih Nara. Jembatan bailey dengan panjang 42 meter dan lebar 3,5 meter tersebut sedang dalam tahap pemasangan lantai. Pengerjaan ini melibatkan 20 personel dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga, Indrapuri, Aceh Besar.

Perwakilan Satker PPK 3.2 BPJN Aceh, Candra Irawan, menargetkan jembatan darurat ini dapat berfungsi penuh dalam waktu dekat.

"Saat ini kami sedang melaksanakan pengerjaan jembatan bailey yang kita harapkan lima hari ke depan bisa tuntas dengan pemasangan lantai dan bisa fungsional menjadi akses ke Kota Takengon," ujar Candra.

Setelah Jembatan Pelang rampung, pengerjaan serupa rencananya akan dilanjutkan ke titik Jembatan Simpang Muara Dua di Kecamatan Rusip Antara.

Baca Juga :

Jalur lintas nasional Takengon–Pameu dan Takengon–Geumpang memang mengalami kerusakan parah pascabanjir bandang. Tercatat ada 3 jembatan nasional yang ambrol, serta 49 titik longsor yang mengakibatkan jalan putus maupun tebing runtuh.

Meski demikian, BPJN bersama kontraktor Adhi Karya telah melakukan pembersihan material dan membuka akses darurat, sehingga warga sudah bisa melintas meski dengan keterbatasan.

BPJN Aceh merencanakan perbaikan permanen jalan dan pembangunan ulang jembatan akan dimulai pada Februari mendatang.

(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)