Kisah Mat Heni, Warga Lamongan yang Sembuh dari Stroke saat Berhaji

10 June 2026 22:21

Perjalanan ibadah haji tahun ini menjadi momen yang tidak akan pernah dilupakan oleh Mat Heni (60), seorang jemaah haji asal Desa Made, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Mat Heni yang tergabung dalam kloter 33 ini membawa pulang kisah haru mengenai kesembuhan yang dialaminya setelah dua tahun berjuang melawan penyakit stroke.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Mat Heni harus hidup berdampingan dengan stroke yang dideritanya sejak dua tahun lalu. Penyakit tersebut menyebabkan ia mengalami gangguan bicara dan kesulitan berjalan. Kondisi ini bahkan sempat membuat Mat Heni merasa pesimis apakah dirinya mampu menjalani rangkaian ibadah haji yang menguras fisik.

Namun, pesimisme tersebut berubah menjadi rasa syukur yang luar biasa setibanya di Tanah Suci. Mat Heni secara mengejutkan mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji tanpa bantuan kursi roda sedikitpun.
 

Baca juga: Mengenal Andropause, Kondisi Mirip Menopause yang Terjadi pada Pria

Momen paling emosional dirasakannya saat berada langsung di depan Ka'bah. Ia mengaku tidak menyangka fisiknya akan jauh membaik dibandingkan saat ia masih berada di Tanah Air. Sambil menangis haru, ia menjalani prosesi ibadah dengan lancar.

"Wis alhamdulillah saya mau berangkat haji ini saget (bisa) berjalan," ujar Mat Heni dengan penuh syukur yang dikutip Metro Siang pada Rabu 10 Juni 2026.

Tidak hanya kemampuan berjalan yang kembali normal, Mat Heni juga merasakan kemampuan bicaranya berangsur pulih. Sebelumnya, ia mengeluhkan bahwa mulutnya terasa kaku dan sangat susah untuk digunakan berkomunikasi. Kini, setelah menunaikan rangkaian ibadah haji, keluhan tersebut berangsur membaik dan suaranya lebih jelas terdengar.

Mat Heni menegaskan bahwa seluruh rangkaian haji diikutinya dengan tuntas tanpa ada kendala kesehatan yang berarti. Bagi Mat Heni, kesembuhannya adalah mukjizat dan kado terindah yang akan terus ia syukuri sepanjang hayatnya.

(Anggie Meidyana)