NEWSTICKER

Hadapi Pilpres 2024, PDIP Ogah Koalisi dengan Partai Demokrat

23 June 2022 19:52

Pertemuan antara DPP Partai NasDem dengan DPP PKS dan PP Partai Demokrat bertujuan membentuk koalisi menuju Pilpres 2024. Bila pada akhirnya tiga parpol ini sepakat membentu koalisi, PDIP memastikan menolak untuk bergabung dengan alasan aspek historis.

"Harus melihat emotional bonding pendukung PDIP yang adalah wong cilik dan tidak suka dengan kamuflase politik. Tidak mudah bekerjasama bekerjasama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan hal itu," jawab Sekjen PDIP Hasto Kristianto di sela penutupan Rakernas PDIP di Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Meski demikian Hasto menegaskan PDIP sangat menghargai upaya partai-partai politik mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024. Termasuk sejak dini mengumumkan secara resmi kandidat bakal capres dan menjajaki peluang menjadi kerja sama politik untuk pemerintahan baru RI periode 2024-2029.

Aspek historis yang Hasto maksud dipicu dari kalahnya pasangan Megawati Soekarnoputi-Hasyim Muzadi dari SBY-JK dalam Pilpres 2004. Di mata Megawati yang kala itu kontestan incumbent, proses pencapresan SBY melalui Partai Demokrat tidaklah elok. Sejak itu hubungan antara dua tokoh politik tersebut tidak dalam keadaan yang baik-baik saja. 

Syarat pengajuan pasangan bakal capres-cawapres sebagai diatur dalam UU Pemilu adalah kepemilikan minimal 20% kursi parlemen atau 25% suara dukungan dari Pemilu 2019. Syarat ini berlaku untuk partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2024. 

Sebagai parpol pemenang Pemilu 2019, PDIP memiliki 22% kursi parlemen. Artinya ini sudah melampaui ambang batas minimal 20% kursi parlemen atau 115 kursi bagi partai politik atau gabungan partai politik mendaftarkan pasangan bakal capres-cawapres ke KPU sebagai calon kontestan Pilpres 2024.

Sebaliknya bagi Partai NasDem, PKS dan Partai Demokrat untuk memenuhi ambang batas itu mereka harus menggabungkan kekuatan. Bila digabungkan tiga parpol memiliki 163 kursi parlemen, jauh di atas ambang batas minimal 115 kursi. 

Pemilu 2019 menghasilkan 10% suara dukungan bagi Partai NasDem. Perolehan Partai Demokrat dan PKS masing-masing terpaut sedikit di bawahnya yang bila ketiganya digabung hasilnya adalah 27% suara dukungan. Jumlah yang sudah cukup untuk bisa mengusung pasangan bakal capres-cawapres dalam Pilrpes 2024. 

Tag