Usai Teror Bom, Mendikdasmen Pastikan Siswa SDN Srengseng Tetap Aman

14 July 2026 22:39

Jakarta: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengunjungi SD Negeri Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa 14 Juli 2026, setelah sekolah tersebut mendapat ancaman bom. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar, khususnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, tetap berlangsung aman dan para siswa tidak mengalami trauma.

"Kegiatan MPLS sekarang berjalan dengan lancar. Anak-anak juga kelihatan semuanya gembira, tidak ada ketakutan sama sekali. Dan ini yang ingin kita tumbuhkan terus sesuai dengan semangat dan juga sesuai dengan kebijakan kita, MPLS yang ramah," kata Abdul Mu'ti dalam tayangan Primetime News Metro TV, Selasa 14 Juli 2026.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu'ti didampingi jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan kepolisian. Ia menyebut bahwa kondisi psikologis siswa menjadi perhatian utama setelah insiden tersebut.

Menurutnya, suasana sekolah yang kondusif penting untuk memastikan peserta didik dapat menjalani proses belajar tanpa rasa cemas. Kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan juga menjadi bentuk dukungan agar siswa, guru, dan orang tua merasa tenang.

Sebelumnya, SD Negeri Srengseng Sawah 15 menerima ancaman bom yang memicu penyisiran oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya. Selama sekitar lima jam, petugas melakukan sterilisasi di seluruh area sekolah.

Hasil penyisiran memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak di lingkungan sekolah sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Polisi juga bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, pelaku ancaman bom berhasil ditangkap. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan salah seorang orang tua murid di sekolah tersebut.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X