Update Bencana Sumut: 6 Desa Masih Terisolasi, Pemerintah Siapkan 648 Unit Hunian Tetap

3 January 2026 13:59

Penanganan bencana pascabencana Sumatra terus dilakukan, tidak terkecuali di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Pemerintah tidak hanya menyediakan posko hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi, tetapi juga menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana.

Saat ini, Posko Pengungsian di Huntara milik Kemensos RI di Desa Hutana Bolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, dihuni oleh lebih dari 330 pengungsi, dengan 150 orang di antaranya adalah anak-anak. Di lokasi ini berdiri lebih dari 10 tenda pengungsian, serta berbagai fasilitas penunjang seperti dapur umum dan layanan laundry gratis.

Untuk menghibur anak-anak pasca bencana, didirikan juga sekolah rakyat atau sekolah darurat yang mengadakan kegiatan seperti menggambar, menyanyi, dan berdoa bersama. Sementara itu, data korban jiwa di Tapanuli Tengah tercatat 133 orang meninggal dunia dan 37 orang masih hilang serta dalam pencarian.

Selain itu, dari 19 desa yang sebelumnya terisolasi, kini tersisa enam desa yang masih terisolasi dan sulit diakses. Enam desa tersebut adalah Parsikaman, Nagatimbul, Sibiobio, Sialago, Saur Manggita, dan Desa Sait Nihuta Kalangan II.
 



Pemerintah sendiri telah menyiapkan total 648 unit Huntap yang akan didirikan di empat wilayah terdampak, yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Sibolga. Untuk Tapanuli Tengah, disiapkan lahan seluas 1,3 hektare dengan rencana pembangunan 118 unit Huntap.

Sebanyak 200 unit Huntap dialokasikan untuk Sibolga di atas lahan 5,1 hektar, 103 unit untuk Tapanuli Utara di atas lahan 5 hektar, dan 227 unit Huntap sisanya untuk Tapanuli Selatan. Progres penanganan pasca bencana ini masih terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun para relawan.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)