Karhutla di Kotawaringin Timur Meluas, 13 Titik Api Muncul Bersamaan

28 August 2026 14:40

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dilaporkan kembali meluas. Sebanyak 13 titik api muncul hampir bersamaan di berbagai lokasi, yang mengakibatkan petugas gabungan dari Satgas Karhutla harus bekerja ekstra keras untuk melakukan pemadaman.

Berdasarkan laporan di lapangan, titik api membakar semak belukar dan lahan kering, di kawasan Jalan Cilik Riwut KM 6,5, Sampit. Personel gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, serta relawan terpaksa membagi tim dan peralatan, karena banyaknya titik api yang muncul secara serentak.

Wandan Harian 3 Posko Karhutla dan Kekeringan Kotim, Rihel, mengungkapkan bahwa jumlah titik panas (hotspot) pada hari ini telah mencapai kisaran 400 titik. Ia mengakui pihaknya sempat kewalahan, karena keterbatasan unit pemadam dibandingkan dengan jumlah kejadian yang masuk secara bersamaan.

“Jumlah hotspot hari ini mungkin sekitar 400-an. Ada empat atau lima yang secara on call bersamaan. Sementara unitnya terbatas. Nah sementara itu sudah juga sudah didukung oleh OPD, TNI-Polri, termasuk masyarakat," ujar Rihel dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 28 Agustus 2026.
 



Untuk mengatasi kendala tersebut, Satgas Karhutla kini mulai mengerahkan alat berat guna membuat sekat bakar sebagai pembatas agar api tidak merembet ke pemukiman warga. Selain itu, petugas juga merencanakan penggalian parit dan pendalaman embung di 11 titik strategis untuk mempermudah mobilisasi air.

"Kami berupaya membuat embung dan parit agar pengambilan air tidak sulit meski titik kebakaran tersebar di beberapa wilayah," tambahnya.

Hingga saat ini, pemadaman intensif masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dengan dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat setempat guna meminimalisir dampak kabut asap dan kerusakan lingkungan yang lebih luas.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X