Ilustrasi: Seorang warga sedang berjalan menggunakan payung di tengah hujan lebat. ANTARA/HO-dokumentasi
Kemarau Masih Dominan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan
Silvana Febiari • 28 August 2026 13:30
Jakarta: Musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Namun, sejumlah daerah tetap berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat secara lokal.
Melansir dari laman BMKG, cuaca Indonesia umumnya diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang pada periode 27-29 Agustus 2026. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang juga perlu diwaspadai. Kondisi siaga diprakirakan terjadi di Papua Pegunungan, sementara angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah, antara lain Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.
Baca Juga :
Memasuki 30 Agustus hingga 2 September 2026, cuaca umumnya diprakirakan cerah berawan hingga hujan sedang. Hujan sedang berpotensi meningkat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Pada periode tersebut, hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Sumatra Barat dengan kategori siaga. Sementara angin kencang berpotensi terjadi di Aceh, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Selatan.
Secara umum, curah hujan pada akhir Agustus hingga awal September diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah. Kondisi kering masih mendominasi sejumlah wilayah, terutama Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

Ilustrasi: Hujan lebat disertai angin kencang di objek wisata Pantai Pukan Kabupaten Bangka. ANTARA/Aprionis
Kondisi tersebut juga meningkatkan potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta tetap mewaspadai cuaca panas dan potensi angin kencang maupun hujan lebat yang terjadi secara lokal.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah antisipatif untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan dan lahan.