Pemkot Medan Gelar Galar Dinner Sambut Rakernas APEKSI ke-18

1 July 2026 17:30

Suasana meriah menyelimut acara Gala Dinner Pemerintah Kota Medan. Satu per satu kepala daerah dari berbagai penjuru Tanah Air hadir dan disambut dengan nuansa budaya Melayu yang kental.

Gala Dinner ini menjadi rangkaian awal menyambut Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-18, yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, malam penyambutan ini juga dirangkai dengan penutupan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) yang digelar sejak 27 Juni hingga 30 Juni.

Melalui GEMES, pemerintah kota Medan menampilkan beragam kesenian, kuliner, kerajinan, dan produk UMKM sebagai wajah kebudayaan Melayu kepada para tamu dari seluruh Indonesia dan luar negeri. 

Wali Kota Medan, Rico Waas, mengatakan penutupan GEMES yang bertepatan dengan kedatangan para peserta Rakernas menjadi kesempatan memperkenalkan karya dan budaya Melayu kepada seluruh pemerintah kota.

Menurutnya, Medan ingin menunjukkan bahwa kebudayaan Melayu memiliki potensi untuk dikenal lebih luas hingga ke tingkat dunia.

"Kami mengajak untuk menikmati sajian dari GEMES ya, tampilan dari karya-karya GEMES, juga melihat karya-karya Melayu yang ingin kami promosikan ke seluruh kota yang ada di Indonesia. Artinya apa? Artinya pemerintah kota Medan siap untuk mempromosikan kebudayaan kepada seluruh kota yang ada di Indonesia. Kami ingin tunjukkan bahwasanya kebudayaan Melayu ini bisa mendunia melalui kita dorong kepada walikota-walikota yang ada di Indonesia ini," kata Rico.
 

GEMES mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ribuan pengunjung memadati kawasan acara untuk menyaksikan pertunjukan seni dan berbelanja produk UMKM. 

Pemerintah kota Medan mencatat perputaran ekonomi selama pelaksanaan GEMES mencapai sekitar Rp300 juta per hari. Angka ini menunjukkan festival budaya mampu menggerakkan ekonomi lokal serta memberikan manfaat bagi para pelaku usaha. 

Sementara itu, Rakernas APEKSI ke-18 akan diikuti oleh 96 pemerintah/kota. Terdiri dari 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda.

Mengusung tema 'Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat', Rakernas diharapkan melahirkan berbagai rekomendasi dan kebijakan yang dapat menjadi solusi bagi pembangunan kota-kota di Indonesia."

"Kami mengharapkan Rakernas ini membawa dampak yang baik secara ekonomi, itu yang pertama untuk kota Medan. Tapi yang kedua, hasil-hasil dari Rakernas tersebut, hasil-hasil dari forum-forum dialog yang ada dari forum pangan, forum Bappeda, lingkungan hidup, Komdigi itu bisa menghasilkan produk-produk kebijakan-kebijakan yang akan sangat baik untuk kota-kota kita," ujar Rico.

Bagi kota Medan, menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI bukan hanya soal menyelenggarakan pertemuan nasional. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momen memperkenalkan identitas kota Medan, mendorong pariwisata, serta menghasilkan produk kebijakan-kebijakan yang baik untuk kota di seluruh Indonesia.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X