Pemkot Medan Kejar Target 2.001 Pos Kamling Aktif pada Juni 2026

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan

Pemkot Medan Kejar Target 2.001 Pos Kamling Aktif pada Juni 2026

Whisnu Mardiansyah • 6 March 2026 15:28

Medan: Pemerintah Kota Medan menargetkan 2.001 pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang tersebar di 21 kecamatan akan rampung pada Juni 2026. Target ini dicanangkan untuk mengaktifkan kembali pos kamling di seluruh kelurahan sebagai garda terdepan keamanan warga.

"Insyaallah, target kita sampai pertengahan tahun ini seluruh 2.001 lingkungan di Kota Medan sudah memiliki pos kamling yang aktif," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas pada Safari Ramadan di Medan seperti dilansir Antara, Jumat, 6 Maret 2026.

Rico Waas menegaskan keberadaan pos kamling sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap lingkungan di kota setempat. Menurutnya, pos kamling menjadi salah satu pusat koordinasi warga dalam menjaga keamanan sekaligus menyelesaikan persoalan di lingkungan secara dini.

Selain fungsi keamanan, Rico Waas menjelaskan keberadaan pos kamling juga berperan sebagai sarana silaturahmi untuk mempererat kerukunan antarwarga. Oleh karena itu, pemerintah kota berkomitmen merampungkan pengaktifan pos kamling di seluruh kecamatan.
 


"Pada Agustus tahun lalu, jumlah pos kamling aktif tercatat sekitar 1.160 unit. Kini jumlahnya telah meningkat menjadi sekitar 1.450 unit," kata dia.

Dalam proses pengaktifan pos kamling, Rico Waas mengaku telah menginstruksikan para camat untuk berkoordinasi dengan lurah dan melaporkan perkembangannya kepada pemerintah kota. Nantinya, pemerintah kota akan mengecek kesiapan lingkungan terlebih dahulu sebelum pos kamling diaktifkan.

"Pos kamling itu juga akan melibatkan pemangku kebijakan terkait lainnya seperti TNI/Polri. Kami sudah berkoordinasi," katanya.


Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan

Rico Waas dalam Safari Ramadhan itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban demi mewujudkan kondusivitas wilayah. Ia juga meminta jajaran kecamatan dan kelurahan memberi perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya meminta jajaran kecamatan dan kelurahan memberi perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan fasilitas sosial di lingkungan dapat berfungsi dengan baik," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)