6 October 2026 02:04
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk tetap siaga di lapangan guna mengawal ketersediaan air bersih dan pasokan irigasi hingga musim hujan tiba. Langkah kesiapsiagaan ini diambil mengingat prakiraan musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung hingga November mendatang.
“Kemarau diprakirakan masih berlangsung hingga November dan negara tetap berada di lapangan sampai hujan kembali.” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Arnold A. P. Ritiauw, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Senin, 5 Oktober 2026.
Arnold menegaskan bahwa kehadiran negara di tengah masyarakat merupakan hal yang mutlak selama masa krisis air berlangsung. Selain melakukan penanganan darurat di lapangan, Kementerian PU secara simultan juga memperkuat ketahanan infrastruktur penampung air nasional, seperti merawat dan memperkuat bendungan, embung, serta jaringan irigasi.
“Pada saat yang sama, bendungan, embung, dan jaringan irigasi terus dirawat dan diperkuat agar kemarau berikutnya (dapat diantisipasi dengan lebih baik),” ucapnya.