PSSI dan PT LIB Dinilai Lalai dalam Tragedi Kanjuruhan

11 October 2022 18:15

TGIPF menyatakan ada indikasi kelalaian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dalam tragedi Kanjuruhan. 

"Kalau dari PT LIB memang ada pengakuan (kelalaian), bahwa ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Demikian juga PSSI mengakui ada beberapa hal yang harus diubah bahkan diganti ke depannya, supaya dalam penyelenggaraan sepak bola itu menjadi jauh lebih aman, jauh lebih friendly, bisa ditonton anak-anak," ujar anggota TGIPF, Anton Sanjoyo, Selasa (11/10/2022). 

Dalam pertemuannya dengan PSSI dan PT LIB di Kantor Kemenko Polhukam, Anton menilai ada ketidaksesuaian antara yang terjadi di TKP dengan yang tertulis di peraturan.

"Tadi yang dibahas tentang struktur kompetisi, struktur organisasi, lalu hierarkinya, lalu ada penjelasan juga mengenai peraturan keamanan stadion," jelas Anton. 

Selain itu, TGIPF menilai ada dugaan motif kepentingan bisnis dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar pada malam hari. Namun, PT LIB membantah dengan menyebut, alasan pertandingan sepak bola tidak bisa dilakukan sore hari karena tidak ada jadwal pengganti dari broadcaster. 

Sementara itu, Kompolnas mendesak agar tindakan kesengajaan dalam penembakan gas air mata dapat diselidiki, serta berharap ada perbaikan SOP dalam menangani pertandingan sepak bola.

"Ada yang harus diperbaiki dalam SOP nanti, yaitu bagaimana ketika kita melakukan tindakan-tindakan di dalam pengamanan bola," ujar Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto. 

(Luthfia Maharani Trianti)


Close Ads X
Close Ads X