BPBD Guyur Ekoenzim untuk Pulihkan Sungai Cisadane

15 February 2026 19:54

Ekosistem Sungai Cisadane di Tangerang Raya kini dalam kondisi kritis. Ribuan ikan mati mengapung dan bau bahan kimia menyengat tercium di sepanjang aliran sungai akibat tercemar limbah pestisida dari kebakaran pabrik di Tangerang Selatan, pekan lalu.

Merespons kondisi darurat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bergerak cepat melakukan upaya netralisasi racun. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyebut pihaknya menggunakan cairan organik atau ekoenzim untuk memulihkan kualitas air.

"Kami menaburkan ekoenzim yang didapat dari relawan. Kurang lebih ada 1.500 liter yang akan kami taburkan secara bertahap. Ini langkah antisipasi untuk menetralisir dugaan pencemaran di Sungai Cisadane," ujar Mahdiar.

Pencemaran ini bermula dari kebakaran gudang PT Biotek Saranatama pada 9 Februari 2026. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang meninjau lokasi kejadian mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa gudang tersebut beroperasi tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah kimia langsung mencemari sungai tanpa filterisasi.
 

Baca Juga: Gudang Pestisida Terbakar Cemari Sungai Cisadane Ternyata Belum Punya IPAL

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)