Salurkan KUR Rp265 Miliar ke UMKM, KSP GPD Bali Raih Penghargaan Prominent Awards 2026

24 September 2026 13:49

Jakarta: Koperasi Simpan Pinjam Guna Prima Dana (KSP GPD) Bali meraih Prominent Awards 2026 untuk kategori Excellence in Cooperative for Inclusive Finance, Digital Transformation, and MSME Empowerment. Penghargaan ini diraih berkat berbagai capaian KSP GPD, salah satunya keberhasilan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp265 miliar kepada lebih dari 4.300 UMKM sejak 2019. 

“Kami saat ini masih menyandang predikat sebagai satu-satunya koperasi penyalur Kredit Usaha Rakyat di Provinsi Bali. Sejak 2019 sampai dengan hari ini kami sudah menyalurkan Rp265 miliar KUR kepada 4.300 lebih UMKM,” ujar General Manager KSP GPD I Wayan Suyatna Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis 24 September 2026. 

Menurut Wayan, penghargaan tersebut mencerminkan tiga fokus utama KSP GPD, yakni inklusi keuangan, transformasi digital, dan pemberdayaan UMKM. Selain itu, capaian ini merupakan apresiasi bagi seluruh pengurus, pengawas, manajemen, dan lebih dari 7.000 anggota KSP GPD.

“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh manajemen, pengurus, pengawas, dan tentunya anggota kami yang jumlahnya lebih dari 7.000,” kata Wayan. 

KSP GPD juga mengembangkan layanan digital melalui GPD Online untuk memudahkan transaksi anggota. 

"Kami sudah memiliki layanan mobile banking bernama GPD Online. Saat ini, kami juga telah bekerja sama dengan salah satu bank BUMN. Harapannya, tahun ini anggota sudah terfasilitasi kartu debit, sehingga penarikan uang tunai tidak perlu lagi ke koperasi, melainkan bisa langsung melalui mesin ATM bank tersebut," jelasnya. 

Sementara untuk pemberdayaan UMKM, KSP GPD juga memberikan pendampingan, termasuk membantu anggota dalam pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain penghargaan untuk koperasi, Wayan juga meraih kategori Excellence in Transformative Leadership for KUR Distribution and MSME Skill Up. Ia menyebut penghargaan tersebut tidak terlepas dari keberanian KSP GPD mengajukan diri sebagai penyalur KUR pada 2018.

“Kami memberanikan diri pada 2018 untuk meyakinkan OJK, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, Jamkrindo, dan Kementerian Koperasi bahwa kami layak untuk menyalurkan KUR,” katanya.

KSP GPD kemudian dipercaya pemerintah sebagai satu-satunya koperasi simpan pinjam di Bali yang menyalurkan KUR sejak awal 2019. Penyaluran KUR tersebut menyasar pelaku UMKM, terutama sektor pariwisata seperti homestay, laundry, transportasi, dan akomodasi wisata.

Wayan mengatakan KSP GPD juga mampu bertahan ketika pandemi Covid-19 melanda Bali. 

“Itu tantangan yang luar biasa, tetapi dengan dukungan anggota kami bisa bertahan dan tetap dipercaya untuk menyalurkan KUR,” ujarnya.

Hingga saat ini, aset KSP GPD mencapai sekitar Rp805 miliar dengan jumlah anggota lebih dari 7.000 orang. Pada 2025, KSP GPD juga tercatat sebagai koperasi simpan pinjam dengan aset terbesar di Bali.

Wayan mengatakan KSP GPD menjalankan tiga prinsip dalam mengembangkan koperasi, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Inovasi dilakukan melalui digitalisasi, sementara adaptasi menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan koperasi di tengah perubahan kondisi ekonomi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X