19 September 2026 11:28
Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan Satgas Terpadu Port Visit 2026 untuk menjalankan misi kesehatan dan kemanusiaan ke beberapa negara di kawasan Pasifik Selatan serta Oseania.
Misi diplomatik kemaritiman ini menggunakan kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut, dr. Wahidin Sudirohusodo, dengan durasi pelayaran berkisar antara satu hingga dua bulan. Tim saat ini sedang melintas di perairan Laut Seram, utara Pulau Seram, Maluku, dalam pelayaran menuju Sorong sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah Pasifik Selatan.
Misi tahun ini merupakan pelaksanaan gabungan terpadu yang melibatkan personel lintas instansi, mulai dari TNI tiga angkatan, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), akademisi (dosen dan mahasiswa), hingga jurnalis.
Komandan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991, Kolonel Laut (P) Benedictus Herry Murwanto, menyatakan bahwa pelibatan berbagai unsur masyarakat dan lembaga negara menjadi kebanggaan tersendiri dalam mengemban tugas diplomatik.
"Memang Satgas Terpadu menurut kami ini sangat spesial, karena ini pertama kali kita melaksanakan secara gabungan terpadu melibatkan unsur-unsur dari TNI tiga angkatan, Polri, bahkan ASN, dan juga kita melibatkan civitas akademika dari dosen beberapa universitas dan mahasiswa," ujar Benedictus dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga :
Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran satgas bertindak sebagai duta bangsa untuk mempererat hubungan diplomasi sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Guna mengatasi kejenuhan serta menjaga kesiapan fisik personel selama pelayaran panjang, pengelola satgas rutin menggelar berbagai agenda harian di atas kapal. Kegiatan tersebut meliputi apel pagi untuk pengecekan kelengkapan, olahraga bersama, hingga pengarahan (briefing) tugas bagi tiap sub-satgas sebelum tiba di negara-negara tujuan.