8 June 2026 22:18
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut telah melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Zionis Israel, Benjamin Netanyahu. Dalam perbincangan tersebut, Trump meminta militer Zionis Israel agar tidak membalas serangan rudal Iran yang menargetkan wilayah pendudukan Israel.
Pada Minggu, 7 Juni 2026 waktu setempat, Presiden Trump menyebut telah memberi saran kepada Perdana Menteri Zionis Netanyahu untuk menahan diri dari membalas serangan rudal Iran, yang sebelumnya diluncurkan sebagai respons atas serangan Israel ke Lebanon.
Trump menggambarkan peluncuran rudal Iran tersebut sebagai hal yang tidak membantu bagi upaya diplomatik, sekaligus menyerukan agar Iran kembali terlibat dalam pembicaraan damai. Namun, di sisi lain, media Israel Hayom melaporkan bahwa Israel sebenarnya berkoordinasi dengan Amerika Serikat dalam melancarkan serangannya ke Iran.
Sejak awal, Iran memang telah menegaskan bahwa agresi Amerika-Zionis harus berhenti total di semua front, termasuk di wilayah Lebanon.
Meski mengaku bersahabat baik dengan Zionis Netanyahu yang disebutnya sebagai rekan seperjuangan, Trump mengakui bahwa dirinya juga memiliki sejumlah perbedaan pendapat dengan Perdana Menteri Israel tersebut, salah satunya mengenai taktik serangan ke wilayah Lebanon.