Tembok Besar Tiongkok selalu menjadi magnet wisata dunia. Namun bagi para pencari tantangan, jalur Juyongguan menawarkan pengalaman berbeda dengan 4.564 anak tangga curam yang menguji fisik dan mental pengunjung sebelum mencapai puncak salah satu keajaiban dunia tersebut.
"Ada sebanyak 4.564 anak tangga di sini untuk naik dan juga turunnya. Saya akan menantang diri saya hari ini apakah saya sanggup untuk mencapai ke pos terakhir," ujar Jurnalis Metro TV Nadia Soraya dalam tayangan Newsline Metro TV, Sabtu 6 Juni 2026.
Berlokasi sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Beijing, Juyongguan dikenal sebagai salah satu rute tersulit menuju Great Wall atau Tembok Besar Tiongkok.
Meski menjadi rute terdekat dari Beijing dibandingkan sejumlah jalur lainnya, Juyongguan justru tidak terlalu ramai dipilih wisatawan. Banyak pengunjung menghindari jalur ini karena medan yang sangat terjal dan menguras tenaga.
Tantangan sudah terasa sejak awal perjalanan. Anak tangga di sepanjang rute memiliki ukuran yang berbeda-beda, mulai dari hanya beberapa sentimeter hingga hampir setinggi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat pendaki sulit menjaga ritme langkah dan memaksa otot kaki bekerja lebih keras.
Kesulitan semakin bertambah karena sejumlah titik memiliki kemiringan yang nyaris tegak. Banyak pengunjung terpaksa berhenti berkali-kali untuk mengatur napas sebelum melanjutkan pendakian.
Selain medan yang berat, cuaca panas dengan suhu mencapai 30 derajat Celsius turut menguji ketahanan fisik para wisatawan. Meski demikian, pemandangan yang ditawarkan sepanjang perjalanan dinilai sepadan dengan perjuangan yang harus dilakukan.
Hal itu dirasakan wisatawan asal
Australia, Ashes dan Zoe, yang mengaku menikmati pengalaman mendaki Juyongguan meski harus menghadapi tangga-tangga curam.
"Beautiful, rewarding, and hard," ujar mereka.
Keduanya mengaku memilih Juyongguan karena ingin merasakan langsung salah satu keajaiban dunia. Meski tidak menargetkan mencapai puncak, mereka bertekad terus melanjutkan perjalanan selama masih mampu melangkah.
Di sejumlah pos pemberhentian, wisatawan dapat beristirahat sambil menikmati berbagai suvenir khas kawasan Tembok Besar Tiongkok. Pengunjung juga dapat menyaksikan aktivitas para pengrajin lokal hingga mengabadikan nama mereka pada gembok kenangan yang menjadi salah satu daya tarik wisata di lokasi tersebut.
Setelah melewati enam pos pendakian, wisatawan akan disuguhi panorama pegunungan yang membentang luas. Dari titik tertinggi, pengunjung dapat melihat bentuk jalur Juyongguan yang melingkar mengelilingi sebuah desa kuno di bagian tengah kawasan.
Menurut Nadia, kawasan Changping tempat Juyongguan berada memiliki sekitar tujuh rute berbeda yang dapat dipilih wisatawan untuk mengunjungi Great Wall. Namun bagi mereka yang mencari sensasi adrenalin dan tantangan fisik, Juyongguan tetap menjadi salah satu jalur paling ekstrem sekaligus paling memuaskan untuk ditaklukkan.