1 May 2026 01:17
Kapal induk bertenaga nuklir terbesar Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald Ford, akan mundur meninggalkan Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang. Kepergian kapal tersebut akan mengurangi kehadiran Angkatan Laut Amerika menyusul diperketatnya blokade laut Selat Hormuz oleh Amerika Serikat.
USS Gerald Ford merupakan salah satu dari tiga kapal induk yang beroperasi di Timur Tengah bersama dengan USS Abraham Lincoln dan USS George H.W. Bush. Ford sebelumnya ditempatkan di Laut Merah, sementara Lincoln dan Bush beroperasi di Laut Arab.
Hingga saat ini, US Central Command atau Komando Pusat Militer AS tak bisa memberikan tanggapan mengenai penarikan kapal induk USS Gerald Ford tersebut.
Hengkangnya kapal USS Gerald Ford menjadi kabar baik bagi sekitar 4.500 pelaut Amerika yang telah bertugas selama 10 bulan. Sebagai informasi tambahan, kapal induk ini telah menjalani beberapa perbaikan setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran di ruang cuci yang melukai beberapa pelaut.