Tekad Jemaah Lansia Tunanetra Tunaikan Haji di Tanah Suci

Mahmud Fauzi • 25 April 2026 16:03

Madinah: Usia senja dan keterbatasan fisik tak menyurutkan tekad Sarjo Utomo, jemaah haji lansia asal Kulon Progo, Yogyakarta, untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Didampingi putrinya Mbah Sarjo berangkat menjadi tamu Allah dengan penuh keyakinan dan semangat ibadah yang tinggi.

Meski tak lagi mampu melihat, semangat Mbah Sarjo tak pernah padam untuk beribadah di Tanah Suci. Langkahnya memang tertatih, namun tetap mantap menuju Masjid Nabawi, untuk menunaikan salat wajib berjemaah.

Selain didampingi putrinya, Mbah Sarjo juga mendapat bantuan petugas PPIH Arab Saudi saat beraktivitas di area masjid, sesuai ketentuan pendampingan jemaah.

Tekad kuat menjadi tamu Allah membuat Mbah Sarjo rela menabung bertahun-tahun, bahkan rela menjual sawah miliknya demi bisa berangkat ke Tanah Suci.

Semangat ibadah Mbah Sarjo terlihat saat ia memilih menunaikan salat dengan berdiri, meski lututnya sudah tak kuat menahan beban.

Baginya, ibadah haji kali ini bisa jadi yang terakhir, sehingga segala kemampuan dikerahkan untuk beribadah secara maksimal. Petugas PPIH Arab Saudi berkomitmen memberikan pelayan dan pendampingan terhadap seluruh jemaah haji, khususnya jemaah haji lansia dan disabilitas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke kampung halaman.

Mbah Sarjo menjadi salah satu potret jemaah lansia dan disabilitas Indonesia yang tetap bersemangat menunaikan rukun islam kelima.

Kisahnya menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan halangan untuk beribadah, selama niat dan ikhtiar masih terjaga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)