Trauma Gempa Susulan, Ribuan Warga Sikka Pilih Mengungsi di Halaman Gedung DPRD

22 August 2026 21:26

Lebih dari 1.200 warga Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), memilih bertahan di tenda-tenda darurat yang didirikan di halaman Gedung DPRD Sikka. Langkah ini diambil akibat tingginya intensitas gempa susulan yang terus mengguncang wilayah Flores dalam sepekan terakhir.

Meski pemerintah daerah telah menyediakan lokasi pengungsian terpusat, ribuan warga pesisir ini lebih memilih membangun tenda mandiri. Alasan utama mereka adalah rasa trauma dan kekhawatiran akan kondisi bangunan rumah yang membahayakan jika terjadi gempa susulan yang lebih besar.

Salah satu pengungsi, Tasya, mengungkapkan bahwa mereka menghindari pengungsian terpusat karena kondisinya yang terlalu padat. "Di sana sudah terlalu penuh dan debu banyak. Untuk anak kecil itu kayak sakit-sakit itu, makanya kami pilih tempat di sini. Lebih nyaman dan fasilitasnya lengkap di sini," ujarnya dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu, 22 Agustus 2026.
 


Hingga hari ketujuh pascagempa, pasokan logistik dan kebutuhan dasar bagi para warga di halaman DPRD dilaporkan telah terpenuhi. Bantuan mulai mengalir lancar sejak hari ketiga setelah bencana terjadi.

Hingga saat ini, warga masih bersiaga dan belum berani kembali ke rumah masing-masing hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif oleh pihak otoritas terkait.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X