Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong pengembangan layanan kesehatan berbasis stem cell atau sel punca di rumah sakit milik pemerintah daerah. Langkah ini dinilai dapat memperkuat layanan kesehatan unggulan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan dukungan tersebut saat meresmikan sekaligus membuka operasional Rumah Sakit Toto Tentrem di Jakarta. Rumah sakit tersebut memiliki layanan unggulan yang berfokus pada pengembangan stem cell dan regenerative medicine.
Pramono menilai kehadiran Rumah Sakit Toto Tentrem menjadi tambahan penting bagi fasilitas kesehatan di Jakarta. Rumah sakit tersebut disebut memiliki 50 tempat tidur, sekitar 70 dokter ahli, serta lima tempat tidur ICU.
“Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan tambahan satu rumah sakit yang luar biasa, satu rumah sakit bertaraf internasional sebenarnya, yang secara khusus di bidang yang berkaitan dengan stem cell,” kata Pramono.
Menurut Pramono, pengembangan layanan stem cell tidak seharusnya hanya dilakukan oleh rumah sakit swasta. Ia pun mendorong rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan layanan serupa melalui kolaborasi.
Salah satu yang didorong adalah Rumah Sakit Tarakan. Pramono mengatakan pihaknya telah meminta agar Rumah Sakit Tarakan dapat bekerja sama dengan Rumah Sakit Toto Tentrem dalam pengembangan layanan berbasis stem cell.
“Saya memang berkeinginan Rumah Sakit Tarakan juga dikembangkan supaya dari 31 rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, ada yang mengembangkan hal yang berkaitan dengan stem cell,” ujarnya.
Pramono berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan berbasis stem cell di Jakarta. Menurutnya, pengembangan layanan kesehatan dengan teknologi medis tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan di Ibu Kota.
Pemprov DKI Jakarta pun menyatakan siap memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan stem cell, termasuk melalui kolaborasi antara rumah sakit swasta dan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Dengan semakin berkembangnya layanan stem cell di Jakarta, pemerintah berharap fasilitas kesehatan di Ibu Kota tidak hanya semakin lengkap, tetapi juga mampu menghadirkan layanan medis dengan teknologi yang lebih maju bagi masyarakat.