PBB Sorot Pelestarian Alam di Tengah Teknologi AI

25 June 2026 08:15

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak perusahaan kecerdasan buatan untuk mengungkapkan dampak lingkungan dari operasi sistem mereka, termasuk emisi karbon, penggunaan air dan lahan.

Seruan itu disampaikan Antonio Guterres dalam London Climate Action Week saat menyoroti besarnya kebutuhan energi pusat data yang mendukung pengembangan kecerdasan buatan
 

Baca juga: Dorong Ketahanan Pangan, Teknologi Pertanian Berbasis AI Diluncurkan


Guterres menilai seluruh perusahaan AI besar perlu mengukur dan membuka secara terbuka jejak karbon, penggunaan air serta lahan yang digunakan oleh sistem mereka.

PBB juga mendorong perusahaan AI berkomitmen menggunakan energi terbarukan untuk seluruh pusat data paling lambat tahun 2030.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X