BNPB: Karhutla Masih Landa 5 Provinsi, Papua Selatan Terdampak Terluas

31 October 2026 18:04

Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda lima provinsi di Indonesia hingga 30 Oktober 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total luas lahan terbakar mencapai 1.410 hektare, dengan Papua Selatan menjadi wilayah terdampak terluas.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan merinci, luas lahan terbakar di Papua Selatan mencapai 502 hektare. Selanjutnya, Sulawesi Tengah mencatat 295 hektare dan Sulawesi Tenggara 257 hektare.

Sementara itu, lahan terbakar di Maluku mencapai 182 hektare. Adapun Kalimantan Timur mencatat luas lahan terbakar sebesar 174 hektare.

“Jumlah lahan terbakar yang berada saat ini sekitar 1.410 hektare, berada di Papua Selatan 502 hektare, Sulawesi Tengah 295, Sulawesi Tenggara 257, Maluku sebesar 182 hektare, Kalimantan Timur ada 174 hektare,” ujar Berton dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu 31 Oktober 2026. 

BNPB memprioritaskan penanganan karhutla di lima provinsi tersebut. Untuk mendukung operasi pemadaman, pemerintah mengerahkan 58 unit pesawat dan helikopter yang berasal dari BNPB, TNI, pemerintah daerah, serta dunia usaha.

Sebanyak 39 unit armada berasal dari BNPB dan 15 unit dari TNI. Sementara itu, armada lainnya merupakan dukungan pemerintah daerah dan dunia usaha.

Berton mengatakan jumlah armada berkurang satu unit karena kondisi karhutla di Jawa Timur sudah relatif kondusif. 

“Saat ini jumlah armada berkurang satu unit di Jawa Timur, mengingat kondisi di wilayah tersebut sudah relatif kondusif,” kata Berton.

Meski demikian, pesawat dan helikopter tetap disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman maupun operasi modifikasi cuaca (OMC) apabila dibutuhkan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X