Terdampak Karhutla, Kukang hingga Lutung Jalani Rehabilitasi di Punti Kayu Palembang

3 November 2026 15:18

Palembang: Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga penyelamatan satwa liar yang terdampak. Sejumlah satwa dilindungi berhasil dievakuasi dan kini ditangani di Pusat Rehabilitasi Punti Kayu, Palembang.

Dalam proses penanganan karhutla, Satgas Darat Karhutla Sumsel turut menyisir kawasan hutan untuk memantau keselamatan satwa liar. Komandan Korem 044/Gapo sekaligus Komandan Satgas (Dansatgas) Karhutla Darat Sumsel, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengungkapkan timnya telah menyelamatkan beberapa satwa yang terjebak di area terbakar.

Satwa yang berhasil dievakuasi antara lain kukang dan trenggiling di kawasan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), serta kucing hutan dan lutung kelabu di Kabupaten Muara Enim.

Seluruh satwa yang diselamatkan langsung diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menjalani masa pemulihan. Sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya, tim dokter hewan dan ahli konservasi akan memastikan kondisi kesehatan serta kemampuan adaptasi satwa tersebut.

"Kami bekerja sama dengan BKSDA untuk menyiapkan mereka supaya mampu kembali ke habitat yang cocok. Nanti tim dokter akan menganalisis waktu yang tepat," ujar Khabib dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa 3 November 2026. 

Khabib menegaskan bahwa proses pelepasliaran tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Tim harus memastikan insting bertahan hidup satwa-satwa tersebut telah pulih seutuhnya.

"Kalau di pusat konservasi ini mereka belum siap, tidak akan kita lepas. Karena bagaimanapun juga, jika mereka belum siap beradaptasi, kita harus melatih kembali naluri mereka untuk hidup di alam liar. Itu yang sebenarnya sangat penting," pungkasnya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X