Kementerian ESDM Gelar Pengobatan Gratis dan Upayakan Akses Energi untuk Korban Gempa Nagekeo

7 October 2026 21:22

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyelenggarakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain penanganan kesehatan, Kementerian ESDM juga mendorong percepatan elektrifikasi desa dan mengupayakan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi kelangkaan pasokan di daerah tersebut.

Kegiatan pengobatan gratis dipusatkan di dua lokasi utama. Di Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa, sekitar 500 warga hadir memanfaatkan pelayanan medis dari tim dokter Kementerian ESDM yang berkolaborasi dengan tenaga perawat dan farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo. Sementara itu, layanan di depan Kantor Bupati Nagekeo menjangkau hampir 1.000 warga dari wilayah perkotaan hingga pesisir. Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga menerima kupon paket sembako.

Salah seorang warga mengungkapkan manfaat penanganan medis langsung di lokasi bencana tersebut.

"Keluhannya ada penyakit kulit, kata dokter penyakit kulit yang gatal-gatal dan kering. Jadi kita ada pengobatan gratis di sini dapat salep. Nah terus yang kedua ada penyakit sering pusing, mata juga terganggu, jadi dapat obat dari dokter di sini," kata warga Desa Labolewa, Cen, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Rabu, 7 Oktober 2026.
 

 

Dorong Listrik Rumah Sakit Lapangan dan Pasokan BBM


Dalam kunjungannya ke fasilitas penunjang dan sekolah-sekolah, Kementerian ESDM menyatakan komitmennya untuk membantu pemenuhan daya listrik di Rumah Sakit Lapangan Aeramo yang sempat terkendala operasionalnya akibat keterbatasan listrik.

Terkait infrastruktur energi desa dan pemenuhan BBM, perwakilan Kementerian ESDM menegaskan langkah percepatan yang sedang ditempuh.

"Nagekeo ada 15 desa yang belum ada listrik, nanti yang sudah didaftar ini akan saya sampaikan kepada Dirjen Gatrik. Ada 15 desa ini kalau bisa percepatan programnya, mudah-mudahan tahun depan bisa. Mengenai kelangkaan BBM yang sering terjadi, pihak BPH Migas juga sudah berkomunikasi untuk menambah kuota," ucap Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X