Karangan Bunga Banjiri Stasiun Bekasi Timur

2 May 2026 16:53

Suasana duka masih menyelimuti Stasiun Bekasi Timur setelah kecelakaan antara KRL Commuter Line dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang menewaskan 16 penumpang. Hal ini terlihat dari ratusan buket dan karangan bunga yang menghiasi area plaza sebagai bentuk bela sungkawa dari para pengguna KRL.

Meski operasional stasiun telah kembali normal, nuansa haru masih terasa. Di lokasi, terlihat foto-foto korban serta berbagai pesan duka yang ditinggalkan oleh para penumpang, berisi doa dan harapan bagi para korban.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan puluhan korban luka, dengan jumlah mencapai sekitar 90 hingga 91 orang. Peristiwa ini menjadi perhatian besar para pengguna transportasi komuter yang sehari-hari beraktivitas melalui jalur tersebut.

Salah satu pengguna KRL, Etty, mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Ia yang setiap hari menggunakan KRL dari dan menuju stasiun ini merasakan kesedihan mendalam saat melihat langsung suasana di lokasi.

“Perasaan Ibu sedih banget, berduka sekali sampai ada kejadian setragis ini. Lihat foto-foto mereka, walaupun bukan keluarga, tetap terasa sedih. Hati Ibu bergetar,” ujarnya dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu 2 Mei 2026. 



Ia juga mengungkapkan perasaannya saat kembali menggunakan KRL setelah operasional sempat terhenti. Menurutnya, suasana di stasiun yang masih dipenuhi karangan bunga dan rangkaian kereta yang tertutup terpal membuatnya sulit melupakan kejadian tersebut.

“Ya ketika pertama kali menggunakan KRL lagi, kan dua hari nggak operasi ya, pas hari ketiga operasi Ibu kayaknya agak bengong juga gitu ya. 'Ya Allah kok seperti ini keadaannya', terus melihat terutama melihat itu ya rangkaian kereta api yang masih ditutupi terpal, lihat karangan bunga, itu kayaknya bergetar hati Ibu bergetar,” tambahnya.

Karangan bunga yang terus berdatangan menjadi simbol duka dan solidaritas dari para penumpang terhadap korban kecelakaan yang terjadi di stasiun tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)