Pemerintah Salurkan Bantuan Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh Timur

17 March 2026 14:07

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi Kabupaten Aceh Timur untuk menyerahkan bantuan bagi korban bencana alam di wilayah tersebut. Penyerahan bantuan senilai total Rp100 miliar ini dilakukan secara simbolis di Pendopo Bupati Aceh Timur, Senin, 16 Maret 2026.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk masyarakat yang terdampak bencana alam, mulai dari korban jiwa yang meninggal dunia hingga kompensasi atas kerugian material. Pemerintah berharap dukungan finansial ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang dan bencana lainnya di Aceh Timur.

Besaran yang diberikan bervariasi, untuk korban jiwa diserahkan kepada ahli waris sebesar Rp15 juta, jaminan bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga (KK) dan bantuan penggantian perabotan atau isi rumah sebesar Rp3 juta per KK.

Penyaluran dana Rp100 miliar di Aceh Timur ini merupakan bagian dari total anggaran bantuan yang mencapai Rp800-an miliar untuk keseluruhan wilayah terdampak.
 

Baca juga: Serahkan Bantuan Presiden, Satgas PRR Aceh Sebut Pembangunan Huntap Dimulai Pascalebaran

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, bantuan ini diproyeksikan menjadi stimulus bagi stabilitas ekonomi lokal. Mendagri Tito Karnavian menyoroti kondisi ekonomi di daerah terdampak bencana di Aceh yang tengah mengalami perlambatan signifikan.

"Kita harapkan selain dapat membantu (masyarakat), yang kedua dapat juga membantu pemulihan ekonomi karena pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang terdampak, terutama di Aceh, itu pertumbuhan ekonominya melambat, bahkan minus 1,6 (persen)," ujar Tito.

Menurut Tito, daerah terdampak bencana di tiga provinsi tersebut juga akan diberikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun sebagai upaya mempercepat pemulihan infrastruktur.

"Rp1,6 triliun itu ada di Aceh, kemudian Rp6 triliun lebih di Sumatera Utara dan Rp2 triliun lebih di Sumatera Barat diberikan pada bulan Februari, Maret, dan terakhir April," jelas Tito.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)