Menlu Jamin Stok BBM Aman Meski Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

23 April 2026 19:37

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional saat ini masih dalam kondisi aman, meskipun dua kapal milik Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz

Penahanan armada tersebut merupakan dampak dari konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di wilayah tersebut. Meski demikian, Menlu meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melihat persoalan ini secara proporsional.

Diketahui, dua kapal Pertamina yang tertahan tersebut mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah. Menlu Sugiono menjelaskan bahwa jumlah tersebut tidak besar jika dibandingkan dengan total kebutuhan energi nasional.

Sugiono menambahkan bahwa jalur suplai minyak Indonesia tidak sepenuhnya bergantung pada jalur Selat Hormuz, sehingga gangguan di titik tersebut tidak serta-merta memutus rantai pasok BBM di Tanah Air. Ia pun berharap semua pihak bisa melihat persoalan energi secara proporsional.
 

Baca juga: Pentingnya Diversifikasi Portofolio Sikapi Geopolitik Timur Tengah

Upaya Diplomasi dan Negosiasi

Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam. Saat ini, Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran tengah melakukan koordinasi intensif dengan tim dari Pertamina. Fokus utama saat ini adalah mengurus perizinan dan memastikan keamanan armada kapal niaga tersebut agar dapat melanjutkan perjalanan dengan selamat.

Negosiasi lintas negara terus dilakukan untuk memastikan kapal-kapal berbendara Indonesia dapat melintas dengan selamat di tengah memanasnya geopolitik Timur Tengah. 

"Tentu saja ada perkembangan lagi tentang blokade Hormuz. Ada beberapa perkembangan terkait syarat-syarat kapal boleh lewat dan sebagainya. Hal-hal tersebut masih menjadi poin utama yang kami negosiasikan dan bicarakan saat ini," pungkasnya.

Langkah-langkah diplomasi ini diharapkan dapat segera memberikan kepastian bagi armada Indonesia yang masih tertahan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)