6 May 2026 14:48
Di tengah dinamika krisis geopolitik global, sektor industri hospitality dinilai masih memiliki prospek yang sangat cerah. Para praktisi meyakinkan bahwa lulusan bisnis hotel manajemen tidak perlu merasa khawatir terhadap peluang kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Optimisme ini mengemuka dalam seminar yang digelar di BINUS University Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, para praktisi dan akademisi menyoroti bahwa meskipun industri menjadi lebih selektif, sektor hospitality terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.
Perkembangan digitalisasi, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), serta tuntutan akan sustainability menjadikan industri hospitality semakin dinamis dan kompetitif. Perubahan ini menuntut para talenta muda untuk terus beradaptasi dengan tren global yang ada.
Pelaku industri hospitality menegaskan bahwa peluang kerja di sektor ini tetap terbuka luas. Para lulusan perhotelan didorong untuk melihat peluang di luar negeri, mengingat cakupan industri ini yang bersifat internasional.
"Industri kita itu industrinya dunia, internasional. Jadi lulusan-lulusan perhotelan itu banyak kesempatan kerjanya, dan justru malah mencari kerja itu di luar negeri," ungkap COO Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego yang dikutip Headline News, Rabu 6 Mei 2026.
| Baca juga: Ini Deretan Negara Paling Tahan Krisis Energi-World In Minute |