23 October 2026 14:17
Palangka Raya: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin pekat menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga karena jarak pandang di wilayah tersebut turun hingga di bawah 200 meter.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan terlihat mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap. Sri Damaiyanti, salah seorang warga, mengaku kabut asap sangat mengganggu kegiatan sehari-harinya.
“Sangat mengganggu sekali, terutama kegiatan kita sehari-hari di luar sangat terganggu,” ujar Sri dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat 23 Oktober 2026.
Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah kebakaran besar melanda Palangka Raya pada hari sebelumnya. Kebakaran antara lain terjadi di kompleks perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya dan permukiman warga di Jalan Parawi.
Berdasarkan data dashboard karhutla, terpantau 1.694 titik panas di wilayah Palangka Raya. Sementara itu, jumlah titik panas di Kalimantan Tengah mencapai 17.282 titik.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Titik panas di Palangkaraya sebelumnya tercatat sebanyak 605 titik, sedangkan di Kalimantan Tengah mencapai 7.526 titik.