Bukan Cuma Horor, Begini Pengalaman Cast Film Lobang Buaya Jalani Adegan Disturbing

Zein Zahiratul Fauziyyah • 27 September 2026 14:41

Jakarta: Para pemain film Lobang Buaya membagikan pengalaman selama menjalani proses syuting film bergenre horor-sejarah tersebut. Baskara Mahendra harus mendalami karakter penyidik untuk memerankan Letnan Soegeng, sementara Anya Zen mengaku sempat mengalami memar saat menjalani salah satu adegan.

Film karya Hanung Bramantyo ini dijadwalkan tayang pada 1 Oktober 2026. Dibintangi Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Anya Zen, dan Mathias Muchus, Lobang Buaya mengambil latar setahun sebelum tragedi 1965.

Film ini mengisahkan teror yang menyerang sebuah desa, khususnya para pejabat di wilayah tersebut. Satu per satu tokoh penting dan berpengaruh ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan serta luka sayatan bermotif ganjil.

Eksekusi maut tersebut selalu terjadi setiap tanggal 30. Kondisi itu membuat warga desa hidup dalam ketakutan dan paranoia.

 

Baskara Mahendra Dalami Peran Penyidik

Baskara Mahendra berperan sebagai Letnan Soegeng yang ditugaskan ke wilayah terpencil Desa Lobang Buaya untuk mengusut kasus kriminal besar yang menggetarkan pucuk pimpinan militer.

Baskara mengungkapkan karakter Soegeng menjadi sudut pandang penonton dalam mengikuti cerita. Menurutnya, berbagai hal yang dirasakan penonton juga dirasakan oleh karakter yang diperankannya.

“Karakter Soegeng ini sama seperti penonton. Setiap penonton merasakan apa, itu juga yang dirasakan sama Soegeng,” ungkap Baskara saat menghadiri Gala Premiere, Jumat, 25 September 2026.

Dalam mempersiapkan perannya, Baskara mengaku tidak terlalu mendalami sisi kemiliteran. Hal tersebut karena karakter Soegeng tidak terlibat dalam adegan perang.

Baskara justru lebih banyak mempelajari teknik menjadi seorang penyidik yang dinilai lebih relevan dengan karakter yang diperankannya.

“Karakter Soegeng ini kan bukan yang perang-perangan, jadi memang untuk workshop dengan kegiatan yang ketentaraan nggak ada. Tapi justru kita belajar menjadi penyidik,” ujar Baskara.

Anya Zen Alami Memar saat Syuting

Sementara itu, Anya Zen yang berperan sebagai Ningsih harus menjalani sejumlah adegan yang cukup mengerikan. Meski demikian, Anya mengaku tidak mengalami gangguan mental setelah menjalani adegan-adegan tersebut.

Sebelum menjalani syuting, Anya berkonsultasi dengan psikolog untuk mempersiapkan kondisi mentalnya. Konsultasi tersebut membantunya membedakan perasaan sebagai Ningsih ketika berada di depan kamera dengan dirinya sebagai Anya dalam kehidupan nyata.

“Aku menyiapkan tools-tools mental supaya nggak sampai kayak gitu, tapi ternyata pada saat di lokasi aku benar-benar merasa aman banget,” kata Anya.

Alih-alih berdampak pada kondisi mental, Anya justru mengalami dampak secara fisik selama menjalani proses syuting. Ia mengaku sempat mengalami memar akibat salah satu adegan.

Meski begitu, Anya mengatakan lingkungan selama proses syuting sangat suportif sehingga membuatnya tetap merasa aman ketika menjalani berbagai adegan tersebut.

 

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X