Wali Kota Semarang Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024

18 February 2024 08:37

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyalurkan hak suaranya di TPS 23 Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Jawa Tengah pada Rabu, 14 Februari 2024. TPS 23 ini pun mengangkat tema pedesaan dengan tujuan agar pemilu kali ini berjalan teduh, elok, indah, dan hijau.

Suasana sejuk ala pedesaan terasa saat memasuki tempat pemungutan suara (TPS) 23 Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik yang merupakan lokasi Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyalurkan hak suaranya.

Ketua KPPS di TPS 23 Kelurahan Sumurboto, Hari Hartono mengatakan, terdapat 275 DPT dengan tambahan 15 DPT. Menurutnya, Ibu Wali Kota terdaftar dengan jumlah pemilih 4 orang, yakni Bu Ita, Pak Alwin, Mas Juon dan Ibu Naryo.

Dirinya menyebut, untuk TPS 23 Sumurboto mengangkat tema pedesaan, dengan tujuan agar pemilu kali ini berjalan teduh, elok, indah, dan hijau. "Syukur tidak ada kendala. Harapannya dengan konsep TPS pedesaan ini, suasana bisa adem, sejuk, seperti pemilu damai dan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu datang bersama sang suami, Alwin Basri dan putra semata wayangnya, Muhammad Faraz Razin Pradana atau Juon sekitar pukul 11.17 WIB.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang ini langsung menuju ke meja registrasi. Memastikan namanya masuk dalam DPT di TPS 23 Kelurahan Sumurboto.

Sama seperti masyarakat biasanya. Mbak Ita dan keluarga tetap mengantre, menunggu namanya dipanggil untuk masuk ke bilik suara.

"Saya memilih agak siang. Bersama suami dan anak menyalurkan hak pilih kami, memilih mulai dari Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Kota Semarang," ujar Mbak Ita usai menyalurkan suaranya di TPS 23 Kelurahan Sumurboto, Banyumanik.

Rupanya, Mbak Ita juga berperan dalam menentukan konsep dan tema dekorasi TPS 23 Kelurahan Sumurboto tersebut. Mbak Ita sebagai bagian dari pengurus arisan ibu-ibu di kelurahan Sumurboto juga ikut berembug menentukan konsep TPS-nya. 
 
Pemerintah kota (Pemkot) Semarang memang menggelar lomba TPS kreatif dan unik. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. 

"Kami mengadakan lomba TPS unik dan bahkan Pak Pj Gubernur Nana Sudjana mau memberikan uang pembinaan. Karena beliau baru menemukan informasi, bahwa TPS-TPS ini akan dilombakan," ujarnya.

Pihaknya menyebut, banyak camat di Kota Semarang telah melaporkan bahwa banyak warga yang antusias menghias TPS-TPS unik.

Dengan pola seperti ini, lanjutnya, harapannya masyarakat bisa bersemangat menyalurkan suaranya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febriari)