13 January 2024 19:37
Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) menghadiri Haul ke-45 KH Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, Jawa Timur. Mantan Ketua PBNU, KH Said Aqil Siradj juga hadir dalam acara ini.
Haul ke-45 KH Bisri Syansuri ini juga bertepatan dengan haul Nyai Hj. Nur Khodijah Hasbullah ke-71 juga Harlah Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar.
Anies mengaku sangat terinspirasi dengan perjuangan KH Bisri Syansuri yang memperjuangkan pendirian pondok pesantren khusus putri juga memperjuangkan nasib perempuan Indonesia.
"Kita semua melihat catatan perjuangan dari KH Bisri Syansuri dari saat mulai mendirikan pondok pesantren putri pertama di Indonesia. Kalau tidak salah tahun 1919," ungkap Anies Baswedan.
"KH Bisri Syansuri memiliki pandangan yang sangat visioner. Di masa itu perempuan tidak mendapatkan pendidikan secara sistematis," tambahnya.
Calon Wakil Presiden, Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menambahkan KH Bisri Syansuri (Mbah Bisri)merupakan pembaharu dan pelopor dalam bidang pendidikan. Ia bersama Nyai Nur Khodijah telah melakukan terobosan besar dengan mendirikan pesantren putri.
Gus Imin menyebut KH Bisri Syansuri sebagai 'Kiai plus', karena mempunyai tiga karakter ulama di dalam dirinya. Ketiga karakter tersebut adalah sebagai pecinta fikih, sekaligus pejuang nilai-nilai keadilan gender juga sebagai politisi yang berkarakter.
Gus Imin menambahkan gerak langkah dan segala keputusan yang diambil KH Bisri Syansuri selalu didasarkan pada ufuk cakrawala yang mendalam.