17 October 2026 10:30
Bandung: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional KDKMP melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola koperasi, dan badan usaha milik negara (BUMN).
“Hari ini 107 titik dikunjungi oleh para menteri dan wamen. Kita pastikan KDKMP berjalan dengan lancar, dengan dukungan semua pihak. Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, ya di sini ada Pak Kades, kemudian dengan ketua koperasi, dan juga manajernya. Jadi, tiga inilah penggerak dari KDKMP,” ujar Bima dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 17 Oktober 2026.
Bima Arya menegaskan, KDKMP bukan sekadar toko ritel, melainkan infrastruktur pemerintah yang berperan dalam menyalurkan bantuan dan barang bersubsidi kepada masyarakat.
Dukungan BUMN dalam operasional KDKMP diwujudkan melalui sejumlah layanan, mulai dari pembelian token listrik, penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hingga penyediaan LPG bersubsidi.
Direktur Ritel dan Niaga PT PLN (Persero) M. Fahrur Rozy mengatakan, masyarakat kini dapat membeli token listrik dan membayar rekening listrik melalui KDKMP di 107 lokasi yang telah ditinjau.
“Untuk PLN sendiri, KDKMP yang berada di seluruh lokasi, tadi 107 lokasi sesuai yang disampaikan oleh Pak Wamen, saat ini di seluruh 107 lokasi tersebut sudah dapat melakukan pembelian token listrik. Jadi, warga kalau ingin membeli token listrik, membayar rekening listrik bisa dilakukan di KDKMP,” kata Fahrur.
Selain PLN, dukungan juga diberikan oleh Perum Bulog melalui penyaluran beras SPHP sebanyak 500 kilogram serta Pertamina melalui penyediaan LPG bersubsidi.
Melalui kolaborasi pemerintah desa, pengelola koperasi, dan BUMN, KDKMP diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan layanan publik sekaligus mendukung pergerakan ekonomi warga desa.