Lampaui Target, Realisasi Investasi Indonesia di 2025 Tembus Rp1.931 Triliun

17 January 2026 08:37

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan capaian realisasi investasi sepanjang 2025. Angka investasi tercatat mencapai Rp1.931,2 triliun, atau setara dengan 101,3?ri target yang telah ditetapkan sebesar Rp1.905,6 triliun.

“Alhamdulillah, realisasi investasi sepanjang 2025 melebihi target,” ujar Rosan dalam Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2025 di kantor BKPM, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2025.

Meskipun secara angka berhasil melampaui target dan tumbuh 12,7% secara tahunan (year-on-year), pertumbuhan ini tercatat melambat jika dibandingkan dengan performa 2024 yang mampu mencapai pertumbuhan sebesar 20,8%.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, investasi yang masuk telah memberikan dampak positif bagi sektor ketenagakerjaan. Tercatat sebanyak 2,71 juta tenaga kerja berhasil terserap, atau naik 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
 

Baca juga:

Rupiah Melemah, Rosan: Masih Diterima Investor Luar


Dilihat dari komposisinya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi motor utama penggerak investasi tahun ini. PMDN berkontribusi sebesar 53,4?ri total realisasi, dengan nilai pertumbuhan mencapai 26,6%. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan nilai Rp900,9 triliun atau berkontribusi sebesar 46,6%, meski pertumbuhannya cenderung stagnan di angka 0,1% akibat berbagai tantangan global.

Menteri Rosan mengakui bahwa perlambatan laju investasi asing tidak terlepas dari ketegangan geopolitik dan situasi ekonomi global yang masih belum stabil.

"Kalau kita lihat bersama, memang faktor geopolitik, geoekonomi, serta economic tension yang masih ada itu memengaruhi. Tetapi target yang masuk, baik dari dalam maupun luar negeri, sebenarnya masih sejalan dengan rencana kita," ujar Rosan.

Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk lebih aktif melalui Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) di luar negeri guna meningkatkan komunikasi dengan calon investor agar tren investasi dapat terus meningkat meski di tengah tantangan ekonomi dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)