12 June 2026 00:44
Konflik Timur Tengah kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon yang dibalas oleh Iran.
Di tengah ancaman eskalasi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah ada kesepakatan penghentian serangan. Namun, di balik upaya tersebut, muncul keretakan hubungan antara Washington dan Tel Aviv.
Trump mulai menunjukkan ketidaksabarannya terhadap langkah militer berisiko yang diambil Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Trump bahkan memberi peringatan keras bahwa Israel berisiko menghadapi Iran tanpa dukungan penuh Amerika Serikat jika eskalasi terus berlanjut.
Apakah ketidakharmonisan Israel dan AS akan berdampak baik pada proses perdamaian dengan Iran, atau justru menambah polemik baru pada situasi geopolitik internasional?