Listrik Padam Bergiliran, PLN Minta Maaf

20 June 2026 22:33

Jakarta: Direktur Utama PLN  Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat  atas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Pemadaman disebabkan gangguan pasokan batu bara berkalori menengah (medium-range coal).

Kondisi ini diperparah dengan adanya kendala teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap besar milik perusahaan listrik swasta atau Independent Power Producer, sehingga menyebabkan pembangkit tersebut terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa. 

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan tim teknis bersama operator pembangkit terkait guna memperbaiki gangguan pada kedua PLTU tersebut, agar dapat segera kembali beroperasi dan memasok listrik ke jaringan Jawa. 

Darmawan menyebut pihaknya mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batu bara yang telah mendapatkan penugasan dari pemerintah. Proses tersebut dilakukan dengan koordinasi bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM agar pasokan batu bara berkalori menengah dapat segera tersalurkan ke pembangkit.

"Kami mengapresiasi dukungan dari pemerintah," kata Darmawan, dalam program Top News Metro TV, Sabtu, 20 Juni 2026.
 

 

Tantangan proses pasokan dan maintenance


Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa persoalan pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah tidak disebabkan oleh kekurangan pasokan batu bara secara nasional. Tantangannya justru terjadi pada proses pasokan batu bara berkalori menengah dan maintenance.

Bahlil memastikan bahwa ketersediaan batu bara secara nasional untuk kebutuhan pembangkit listrik dalam kondisi aman. Pemerintah, dalam hal ini, memiliki kewajiban untuk memastikan ketersediaan alokasi dan mendorong kontrak pengadaan antara perusahaan tambang dan PLN.

Namun, setelah kontrak tersebut selesai, tanggung jawab operasional distribusi ada di pihak PLN. Ia juga menekankan, bahwa pemerintah terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik nasional tetap terjaga.

"Tadi saya sampai di jalan juga saya bicara sama Pak Dirut, saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat," kata Bahlil.


(Gervin Nathaniel Purba)