Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 1.002,74 hektare area kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan telah berhasil dipadamkan. Saat ini, petugas gabungan masih berupaya keras memadamkan sisa area terbakar seluas 209,78 hektare.
Perkembangan terkini terkait operasi penanganan karhutla tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam rapat evaluasi virtual bersama Presiden Prabowo Subianto.
Dalam laporannya, Suharyanto merinci bahwa total keseluruhan luas lahan yang terbakar pada hari sebelumnya sempat menyentuh angka 1.212,52 hektare, sebelum akhirnya mayoritas titik api berhasil dikendalikan oleh tim di lapangan.
Adapun dari sisa 209,78 hektare lahan yang masih menyala dan dalam proses pemadaman hingga saat ini, sebaran terluas berada di Provinsi Kalimantan Selatan dengan luas area mencapai 63,16 hektare. Sementara itu, wilayah dengan titik Karhutla aktif paling rendah tercatat di Provinsi Kalimantan Barat seluas 11,74 hektare.
Suharyanto menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan titik api secara ketat untuk mencegah eskalasi kebakaran susulan yang lebih luas.
"Jadi kesimpulannya kami laporkan saat ini per hari ini terdapat 209,78 hektare yang masih dipadamkan terus. Ini kami ikuti terus hari per hari sehingga kami upayakan setiap hari yang dipadamkan itu besar, sehingga yang timbul kebakaran baru itu tidak membuat setiap hari meningkat terus untuk yang kebakarannya," kata Suharyanto dikutip dari
Headline News, Metro TV, Kamis 24 September 2026.