Menhut Soroti Tren Karhutla Naik saat Akhir Pekan: Sudah Padam, Dibakar Lagi

16 September 2026 22:39

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa jumlah titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, ia memprediksi ancaman karhutla masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November akibat kuatnya dampak fenomena cuaca El Nino.

Raja Juli menyoroti tantangan berat yang dihadapi oleh tim gabungan pemerintah, BNPB, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api di lapangan. Menurutnya, kerja keras petugas sering kali berujung sia-sia karena titik api baru kembali muncul sesaat setelah berhasil dipadamkan. Mirisnya, tren pembakaran lahan ini terindikasi selalu mengalami lonjakan pada setiap akhir pekan.
 


"Kalau teman-teman turun ke lapangan melihat bagaimana Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri, BNPB, dan BPBD berjuang memadamkan, kita betul-betul kasihan. Setiap kali sudah padam, masih ada orang yang mau main api untuk kembali membakar," ungkap Raja Juli dikutip dari Primetime News, Metro TV, Rabu 16 September 2026.

"Sudah kelihatan trennya itu selalu naik kalau weekend. Hari Jumat, Sabtu, Minggu itu selalu naik," tambahnya.

Menghadapi situasi tersebut, Menhut meminta partisipasi aktif masyarakat dan media massa untuk terus menggaungkan larangan pembakaran lahan. Ia secara khusus memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak yang masih berupaya memanfaatkan cuaca kering untuk membuka lahan.

"Mohon diimbau kepada masyarakat, perorangan, petani, maupun korporasi untuk tidak main api di masa El Nino yang sangat kuat ini. Kasihan melihat petugas di lapangan yang betul-betul berjibaku. Ketika mereka sukses memadamkan satu titik, tahu-tahu sudah terbakar lagi di tempat yang lain," pungkasnya.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X