Kasus Joki UTBK di Universitas Negeri Malang Bermodus Pemalsuan Dokumen

24 April 2026 12:46

Praktik kecurangan dalam pelaksanaan UTBK-SNBT kembali terungkap. Kali ini kasus terjadi di Malang, tepatnya di Universitas Negeri Malang, dengan modus perjokian menggunakan identitas palsu.

Dugaan kecurangan terjadi pada hari pertama ujian, saat pelaku menggantikan peserta asli dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Rizky Firmansyah, mengungkapkan aksi tersebut terjadi pada saat ujian jurusan Kedokteran Gigi.

Pelaku diduga memalsukan dokumen berupa kartu identitas dan kartu ujian, termasuk foto peserta. Modus ini sempat lolos dari pengawasan hingga ujian selesai. Kasus baru terdeteksi setelah sistem melakukan verifikasi di akhir sesi, namun pelaku sudah lebih dulu meninggalkan lokasi.

Pihak universitas kini masih melakukan investigasi mendalam. Pelaku diduga merupakan pihak yang sudah memahami celah dalam sistem pengawasan ujian.
 

Baca Juga : Mendiktisaintek Temukan 7 Ribu Data Anomali Pelaksanaan UTBK

Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi dengan modus berbeda, yakni memanfaatkan teknologi seperti kamera mikro yang disembunyikan pada kawat behel peserta. Kasus tersebut telah diproses secara hukum.

Lebih lanjut, Rizky menjelaskan bahwa penggunaan alat elektronik sangat sulit lolos dari pemeriksaan ketat. Namun, celah masih mungkin terjadi pada pemalsuan identitas jika dokumen yang digunakan terlihat meyakinkan saat verifikasi awal.

"Kalau menggunakan alat itu pasti sangat tidak mungkin lolos karena prosedur di kami untuk menemukan alat-alat seperti itu sudah sangat detail ya. Tapi untuk yang bertukar identitas ini dia mau sampai dengan selesai ujian itu bisa saja tidak terdeteksi gitu karena yang datang itu sesuai dengan dokumen yang dibawa apalagi kalau KTP atau kartu pelajar itu dipalsukan juga gitu. Nah sehingga akhirnya begitu kami menerima laporan itu setelah ujian berakhir begitu kami telusuri di lokasi itu orangnya sudah tidak ada juga," ucap Rizky dalam tayangan Headline News Metro TV, Jum'at 24 April 2026. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)