IHSG Turun Usai Pengumuman Rebalancing Saham MSCI

13 May 2026 15:22

Jakarta: Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil evaluasi indeks periode Mei 2026 dengan tetap membekukan penambahan konstituen asal Indonesia pada kategori Global Standard Index. Pengumuman tersebut turut memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, 13 Mei 2026, IHSG dibuka di zona merah setelah melemah 1,34 persen ke level 6.762. Usai pengumuman MSCI, enam saham berkapitalisasi besar tercatat keluar dari daftar konstituen utama, di antaranya PT Amman Mineral Intl Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
 

Baca Juga: Simak 6 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Analis ekonomi Hendra Wardana menilai, kondisi ini menjadi sinyal bahwa investor global masih mempertanyakan kualitas likuiditas dan free float sejumlah saham di Indonesia, khususnya saham yang sebelumnya mengalami volatilitas tinggi. Dalam jangka pendek, situasi tersebut juga dinilai berpotensi meningkatkan tekanan jual pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks.

Dalam tinjauan kali ini, MSCI juga tidak ada penambahan satu pun saham baru ke dalam indeks standar global tersebut. Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menilai keputusan MSCI tersebut berada di luar ekspektasi para pelaku pasar.

"Rebalancing MSCI Mei 2026 cenderung di bawah ekspektasi pasar, karena jumlah saham Indonesia yang dikeluarkan lebih banyak dari perkiraan awal, yaitu AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT. Kondisi ini mencerminkan penurunan representasi saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Index," kata Ratna.


(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)